Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan

(✿◠‿◠) wanita Sholehah (✿◠‿◠)

Sabtu, 14 Mei 2011
0 masukan
www.tips-fb.com
Perhiasan yg paling indah
bagi seorang abdi Allah
itulah ia wanita sholehah
ia menghiasi dunia

...
aurat ditutup demi kehormatan
kitab Alqur'an didaulahkan
suami mereka ditaatinya
akhlak mulia yang ia hadirkan

karena iman & juga islam
telah menjadi keyakinan
jiwaraga mampu dikorbankan
bagai sakuntum mawar yg tegar
di tengah gelombang kehidupan

~* Arif Ashadi Rindu Ibu *~
Baca selengkapnya »

"Facebook" mu, "harimau" mu

Rabu, 11 Mei 2011
0 masukan
www.tips-fb.com
Curhat, curhat, share, share lalu tunggu komentar teman, begitulah aktivitas akhwat dan ummahat yang sadar IT. Yap, bagi yang banyak waktu luang, banyak masalah dan pastinya banyak uang amat rentan kecanduan share di jejaring sosial. Tapi, ada aturan main di dunia maya yang sebenarnya mirip aturan di dunia sebenarnya, kenapa saya bilang mirip?


Semua berawal dari fenomena (kegelisahan saya sebenarnya), bahwa ada yang membedakan gaya bersosialisasi di dunia maya dan dunia riil. Paling gampang adalah, ada akhwat atau ummahat yang di dunia riil sangat menjaga pergaulan dengan nonmahrom tapi sayangnya di dunia maya dia punya banyak teman laki-laki nonmahrom yang akan dengan mudahnya nimbrung komentar di tiap statusnya.

Well, kita berjuang ghadul bashor di lingkungan sekitar atau kampus tapi bebas ber “hai” ria di jejaring sosial, buat apa kita diam membisu saat bertemu tapi di jejaring social kita saling curhat, Masya Alloh. Bukankah aturan menjaga muru’ah (kehormatan diri) juga berlaku dimanapun kita berada, termasuk di dunia maya sekalipun. Jika kita bisa mengaplikasikan aturan main menjaga pergaulan dan menjaga izzah di dunia riil, mestinya kita juga bisa dan mau menerapkannya di dunia maya. Bahkan dalam mendakwahi lawan jenispun ada SOP-nya, tidak dengan dalih berdakwah lantas kita terima ikhwan-ikhwan jadi teman “maya” kita.
Saya merasa cemburu saat ada ummahat yang notabene mengerti ajaran menjaga izzah tapi teman nonmahrom di akunnya banyak banget. Tiap update status ikhwan-ikhwan juga ikutan komentar, waduh suaminya apa tidak cemburu ya?. Mengapa aturan menjaga pandangan dan menjaga izzah seolah memudar hanya karena kita tidak ketemu langsung face to face, padahal kalau dipikir, komentar di tiap status kan sama saja dengan kirim SMS, berarti sama saja kita sedang SMS-an dengan nonmahrom, curhat-curhatan dan cekakak cekikik bukan dengan suami kita?. Termasuk memajang foto tercantik kita yang dapat dilihat dengan mudahnya oleh ikhwan nonmahrom, sebaiknya dihindari, hatta dalam foto itu kita memakai cadar.

Semua itu untuk menjaga agar kita tidak menjadi fitnah (ujian dan cobaan) bagi orang lain, tidakkah terpikir oleh kita, bisa jadi foto kita tengah dikagumi oleh laki-laki bukan mahrom kita atau suami wanita lain. Ahsan, foto cantik kita digantikan simbol seperti bunga dan pemandangan untuk menjaga hati siapapun yang melihatnya. Bukankah syariat kita menjaga dan menutup celah bagi timbulnya kerusakan, sekecil apapun.
Poin penting dalam berjejaring sosial adalah kita harus merasa bahwa Alloh pasti sedang mengawasi tiap gerak-gerik kita, jadi mari kita terapkan sikap cerdas dalam memilah dan memilih teman. Jika ia bukan mahrommu, sebaiknya tidak berteman dengannya karena manusia adalah tempatnya khilaf dan kita tahu betul bahwa hati wanita mudah goyah (paling terasa saat haid, jadi gampang moody). Apalagi kembali merajut pertemananan dengan mantan atau seseorang yang pernah kita suka, ini big NO, NO deh! Hindari sekuat mungkin meng-add-nya. Insya Alloh, berteman dengan wanita saja atau mahrom kita, pasti jauh lebih menenangkan jiwa dan tentunya jika dibarengi niat untuk saling amar ma’ruf nahi munkar akan mendapat pahala, Insya Alloh.

Marilah akhwat dan ummahat yang baik nan salihah, tetap jaga kehormatan kita dimanapun dan kapanpun plus berhati-hati dalam bersikap maupun bertutur. Seperti yang pernah dilansir sebuah situs ternama bahwa penyebab tertinggi perceraian di Jawa Barat adalah akibat Facebook.

Jejaring sosial merk apapun tergantung pemakainya, jika pemakainya cerdas maka ia sukses memiliki jaringan (terutama bagi yang berjualan via OS), tapi jika memperturutkan hawa nafsu dan tak berilmu maka jejaring sosial hanya akan menjadi jurang gelap berbuah sesal dan dosa, Naudzubillahi min Dzalik. Wallahu a’lam.

(Penulis: Dian, ibu rumah tangga tinggal di Ambon)

Baca selengkapnya »

Bunga yang Indah

0 masukan
www.tips-fb.com
Sepulang dari sholat zuhur di masjid As Salam, di tengah perjalanan di sebuah perempatan persis di tepi jalan tempat lalu lalang orang yang ingin mengambil wudhu. Saya melihat ada setangkai bunga indah berwarna merah. Oh, alangkah indahnya bunga ini gumamku. Tapi sayang jika ada seseorang yang ingin mengambil lalu merusak bunga indah ini akan sangat mudah.

Saya jadi terinspirasi untuk menuliskan sesuatu tentang bunga, bunga memang identik dengan keindahan hingga sang kumbang dan kupu-kupu hinggap di atas kelopak lalu perlahan menghirup sari madu yang ada pada bunga tersebut. Orang juga banyak mengistilahkan kata bunga ini kepada makhluk yang bernama wanita.

Yap, wanita makhluk halus satu ini memang selalu dibicarakan banyak orang. terutama kalau wanita itu berparas cantik maka orang akan menyebutnya sebagai “bunga desa”, Iya kalo wanitanya tinggal di desa, tapi kalo’ wanitanya tinggal di kota maka jadilah “bunga kota” hehe, emang ada bunga kota, bisa aja kalo bunganya di buat dari kertas atau bahan-bahan lain. ^_^

Di dunia ini tentu banyak macam bunga, kalian pasti sudah mengetahuinya, apalagi yang wanita. karena ketika menggambar waktu SD selalu saja yang digambar adalah gambar bunga. Apalagi kalau sudah mempunyai pacar, si doi selalu saja membawakan setangkai bunga sebagai tanda cinta. Ada bunga mawar, melati, kembang sepatu, anggrek dan banyak yang lainnya bahkan di kampung saya ada yang namanya bunga “taik ayam” hehe, ada-ada saja ya, karena memang baunya seperti taik ayam kali.

Wanita adalah bunga itu, bunga yang akan selalu memberikan keindahan di dunia ini. bahkan dalam sebuah hadits Rasul dikatakan bahwa “wanita itu adalah perhiasan dunia dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah”.

Seorang teman saya pernah menulis sebuah pepatah yang indah dalam sebuah buku kenang-kenangan untuk kami yang sudah tamat dari pondok pesantren. Ia menulis dalam kata-kata pesan dan kesannya adalah “jadilah seperti bunga di tepi jurang, indah dilihat tapi sulit dijangkau”. Sudah paham kan maksud saya? Ya, khususnya buat para perempuan yang ingin menjaga kesucian diri mereka. jangan sampai ia ternoda oleh tangan-tangan kotor sebelum datang waktunya.

Kesucian itu harga mati lho, ia adalah anugerah dari Allah SWT untuk para hamba-hamba-Nya. makanya dalam surat Al Mukminun Allah menceritakan karakter seorang mukmin itu adalah orang yang selalu menjaga kemaluan mereka kecuali kepada istri/suami mereka.

Ironisnya sekarang banyak remaja puteri yang sudah tidak suci lagi, ia sudah terjamah oleh tangan-tangan kotor. Itu semua ia lakukan hanya demi mempertaruhkan yang namanya cinta. Entahlah, apakah itu hanya cinta sejati atau hanya nafsu yang dituruti. Hal ini memang sudah menjadi resiko dengan kecanggihan zaman yang semakin maju, sehingga memakai alat-alat terlaknat untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Naudzubillah.

Saat ini banyak kalangan perempuan yang minta disamakan dengan laki-laki, istilah kerennya persamaan gender. Padahal Islam sudah memberikan derajat yang tinggi pada perempuan bahkan kata perempuan menjadi nama surat dalam Al Qur’an “surat An Nisa”. kemudian juga Islam sangat memuliakan yang namanya Ibu. Rasul menasehatkan kepada seorang sahabat untuk mempergaulinya ibunya dengan baik sampai perintah itu tiga kali dalam sebuah hadits.

Wanita memang selalu menjadi korban dari semua konspirasi busuk ini, tubuh mereka menjadi barang dagangan yang murah, diobral kemana-mana. Ah, rasanya akan sulit mencari pasangan yang suci. tapi ingatlah bahwa wanita-wanita keji hanya untuk laki-laki keji pula begitu juga sebaliknya.

Sebab itu, jadilah bunga di tepi jurang! jangan jadi bunga di tepi jalan yang mudah diganggu dan dirusak oleh orang-orang yang nggak jelas. Karena kau adalah bidadari-bidadari syurga yang selalu terjaga dengan jilbab besar.

Cairo, 3 Maret 2011

Untuk Saudariku, apa yang menghalangimu untuk berjilbab?

sumber : disini
Baca selengkapnya »
 

Entri Populer

Copyright © ♥•*¨*•.¸¸Pelangi Ukhuwah¸¸.•*¨*•♥ All Rights Reserved • Design by Dzignine
best suvaudi suvinfiniti suv